Jumat, 14 Oktober 2016

Pulau Sabira

Assalamualaikum Wr.Wb

Mengenal Pulau Sebira


Sebira atau juga disebut Noord Wachter alias Jaga Utara. Karena sejak zaman Belanda pulau ini digunakan untuk menandai adanya daratan, sehingga dibangun mercusuar. Satu-satunya mercusuar di Kepualaun Seribu. Pulau ini masih masuk Kelurahan Pulau Harapan. Berpenduduk sekitar 500-an orang, pulau berpenduduk paling utara di Kepulauan Seribu. Luasnya sekitar 8, 82 Hektar. Hanya sepersepuluh luas lapangan Monumen Nasional atau Monas. Dulu, tidak berpenghuni dan baru ditempati pada akhir 70an. Hampir 95 persen penduduknya adalah orang Bugis.


Pelabuhan Sebira dipenuhi beberapa perahu nelayan, tertambat di kanan kiri kami. Ada bagian dermaga yang ada atapnya, posisi utama untuk menaikturunkan orang. Dari jauh nampak rndang dengan tiga pohon besar dibalik dermaga. Hujau menjulang. Depan dermaga di sebelah kanan adalah pintu masuk utama ke Pulau, ada tulisan besar "Selamat Datang di Pulau Sebira. Kelurahan Pulau Harapan" di papan besar biru di atas jalan. Jika melewati plang nama kita akan memasuki jalanan kampung yang terbuat dari paving block, kanan kiri adalah rumah penduduk.

Rumah di sini ada dua jenis, ada yang rumah Bugis. Rumah panggung kayu dengan lorong di bawah dan rumah biasa. Rumah panggung kayu serupa juga banyak ditemui di pulau Kelapa Dua di Kelurahan Kelapa Pulau Seribu. Maklum, keduanya adalah sama-sama didiami orang-orang Bugis. 

Salah satu tempat di Sebira yang wajib dikunjungi adalah mecusuar. Ada 11 tingkat untuk keatas, sayang ada bagian yang rapuh. Sehingga niat naik ke atas harus dibatalkan. Namun, berkunjung dibawahnya aja cukup menyenangkan. Apalagi saat langit cerah. Langit Sebira bukan langit Jakarta yang berwarna kelabu. Langitnya berwarna biru terang, tidak kalah dengan langit Indonesia Timur. Kompleks mercusuar ini cukup asri, kita bisa mengobrol dengan penjaganya.


Untuk mencapai Mercusuar ini bisa dari beberapa jalan, jalan perkampungan atau memutar melewati pantai. Pantai barat Sebira mempunyai tanggul, dimulai dari arah pelabuhan mengitari hampir separo pulau. Tanggul ini lebar atasnya sekitar satu meter, pas dilewati satu orang. Jika ditelusuri bisa melewati belakang mercusuar, jika diteruskan mentok lapangan sepakbola.



Hal yang paling mudah ditemui di Sebira adalah lahan untuk menjemur ikan asin. Ada di pantai timur, dekat pelabuhan, depan mercusuar. itu beberapa diantaranya. Ditandai dengan patok-patok bambu yang memanjang. Baja ringan mulai digunakan juga untuk penahan papan ikan asin.

Ayo semua kawan-kawan Kunjungi Pulau yang indah ini
Dijamin pasti seruuu.....!!!

Terima Kasih

Wassalamualaikum Wr.Wb






Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Mp3 Online

animasi-bergerak-berlayar-kapal-layar-0051